Rabu, 14 Maret 2018

Tips dan Tahap Jual Rumah Melalui Perantara Bank





Makin lama, kebutuhan setiap orang makin meningkat. Apalagi bila keluarganya banyak. Mereka harus mencari solusi untuk memenuhi setiap kebutuhan tersebut. Salah satunya adalah dengan menjual properti yang mereka miliki. Salah satu langkah yang diambil adalah jual rumah. Menjual rumah adalah pilihan yang tepat bagi mereka yang tak punya pilihan.

Dalam penjualan rumah, tak semua penjual bisa mendapatkan pembeli dengan cepat. Tak semua penjual juga menemui jalan yang mulus. Seringkali mereka mengalami masalah seperti proses tawar menawar yang sulit atau harga yang tidak sesuai. Untuk menyiasatinya, Anda bisa mencoba menjual rumah melalui perantara bank. Bagaimana caranya?

Tahap Menjual Rumah Melalui Perantara Bank
Apabila Anda telah mencoba menawarkan rumah Anda ke berbagai orang dan belum menemukan pembeli yang tepat, Anda bisa mencoba menjual rumah melalui perantara bank. Pilihan ini banyak diambil oleh segolongan orang. Untuk hal ini, ada beberapa tahap yang harus Anda lakukan. Tak susah, asal Anda memiliki kelengkapan dokumen, pihak bank akan membantu Anda dengan senang hati.

1. Memilih Bank yang Akan Diajak Kerjasama
Hal pertama yang harus Anda lakukan dalam menjual rumah dengan perantara bank adalah memilih bank yang akan Anda ajak kerjasama. Sebaiknya, Anda memilih bank yang memiliki track record di bidang KPR yang baik. Kriterianya adalah pengajuan kredit yang mudah, pengajuan KPR yang mudah, dan aktivitas lainnya terkait penjualan yang tak sulit.

Lalu bagaimana cara mengetahuinya? Sebenarnya caranya cukup sederhana yakni Anda bisa searching di internet dan bertanya pada kerabat yang sudah mempunyai beberapa pengalaman. Selain itu, Anda juga bisa langsung berselancar ke website official dari bank yang bersangkutan.

2. Konsultasi dengan Pihak Bank
Setelah Anda menemukan bank yang tepat untuk membantu Anda jual rumah, maka Anda bisa berkonsultasi dengan pihak bank. Anda bisa menanyakan bagaimana cara dan apa saja persyaratan yang harus Anda penuhi sebelum menjual rumah. Setiap bank memiliki ketentuan yang berbeda-beda. Untuk itu penting untuk Anda menanyakan hal ini. Jangan ditunda, dilewati atau diabaikan sama sekali demi kelancaran Anda.

3. Ikuti Instruksi dari Pihak Bank
Memasuki tahap akhir, Anda hanya perlu mengikuti intruksi yang diberikan pihak bank. Tunggulah proses penjualan rumah Anda yang dilakukan bank sampai selesai. Jangan lupa untuk menyiapkan segala dokumen yang dibutuhkan. Ada baiknya Anda menyortir satu persatu seluruh dokumen agar tak ada yang terlewatkan.

Tips Menjual Rumah Melalui Perantara Bank
Setelah Anda mengetahui bagaimana tahap dari menjual rumah melalui bantuan bank, sekarang ada baiknya Anda mengetahui berbagai tips yang berkaitan dengan ini. Memang, menjual rumah melalui perantara bank terlihat mudah dan praktis. Hanya saja Anda tak boleh lengah. Bukannya untung, Anda bisa rugi nantinya. Maka, terapkanlah tips-tips berikut!

1. Hitung Biaya yang Telah Dikeluarkan untuk Keperluan Rumah
Sebelum Anda menjual rumah melalui perantara bank, ada baiknya Anda menghitung seluruh biaya yang dikeluarkan untuk biaya perawatan rumah tersebut. Misalnya saja Anda melakukan pengecetan ulang atau melakukan perbaikan pada beberapa bagian. Biaya ini harus Anda masukkan agar tidak mendapatkan kerugian dalam penjualan rumah Anda.

2. Menentukan Appraisal Rumah
Appraisal adalah nilai dari suatu properti. Sebelum Anda jual rumah melalui perantara bank, ada baiknya Anda menentukan appraisal dari rumah tersebut. Sebaiknya, perhitungan ini dilakukan oleh pihak-pihak yang sudah berpengalaman sehingga bisa mendapatkan hasil yang kompeten dan sesuai.

Anda bisa meminta bantuan pihak agen properti atau appraiser independen yang telah bersertifikasi bersama dengan pihak bank. Meski begitu, ada juga pihak bank yang langsung menyediakan layanan penentuan appraisal ini. Tak masalah Anda memilih yang mana. Pastinya, cara ini bisa membuat Anda mengetahui taksiran harga jual dari rumah tersebut.

3. Tentukan Nilai Jual
Setelah mengetahui appraisal atau nilai rumah tersebut, maka selanjutnya adalah Anda harus menentukan nilai jualnya. Anda bisa menentukan nilai jual rumah Anda berdasarkan harga jual properti sejenis di sekitar. Selain itu, pertimbangkan juga beberapa biaya tambahan seperti biaya perawatan, ataupun cicilan rumah yang belum lunas.

Pastikan Anda tidak menentukan harga terlalu tinggi sebab ini akan menyulitkan Anda sendiri. Namun, Anda juga jangan menerapkan harga terlalu rendah. Menerapkan harga terlalu rendah dari nilai appraisalnya bisa membuat Anda rugi. Anda juga bisa jadi dianggap kurang profesional. Maka dari itu, penting hukumnya melakukan survei harga properti serupa di sekitar rumah Anda terlebih dulu.

Setelah mengetahui bagaimana tahap dari jual rumah melalui bank serta tips yang harus Anda terapkan agar terhindar dari kerugian, apakah masih tertarik menjual rumah Anda? Rumah memang investasi yang menjanjikan. Hanya saja, sebaiknya bila bukan karena urusan mendesak, jangan menjual properti Anda ini. Apalagi bila ini adalah rumah satu-satunya.