Rabu, 15 Februari 2017

Alasan Warga Rusun Marunda Pilih Ahok-Djarot di Pilkada DKI Jakarta


"Saya nggak digusur walakin dipindahkan, cungkup patik kelelep pada Pluit situ. Lulus ganda meter surat keterangan warsa 2013," menyibak Kasmawati.

Dia mengarang tatkala pertama alih, beliau diantar sama Jokowi berulang Ahok ke Rusun Marunda. Catur tarikh dekat Rusun Marunda Kusmawati menuturkan hidupnya bertambah molek.

"Cuma kerjaanya selesai jauh aja, andaikan pesawat nan dekat pangkalan (belakang rusun) jalan protokol gua makin lezat lagi seumpama operasi bercokol sebelah beker," cakap doi.

Tandingan bakal Gubernur DKI Jakarta bilangan remas 2, Basuki Tjahaja Penuh (Ahok) pula Djarot Saiful Hidayat ulung dalam Pilkada Rusun Marunda , Kecamatan Cilincing, Jakarta Paksina.

Buatan final ancangan bahana, paslon bilangan remas duet ulung dekat heksa- TPS, dari delapan TPS nan terpencar dekat Golongan A, B, bersama C Rusun Marunda.

"Warga sini mah Ahokers segenap, mula-mula nan dekat gulungan B," cerita Lia (20) detik ditemui dekat pendahuluan TPS 36, Rusun Marunda, Rabu (15/2/2017).

Doi menyebutkan Basuki Tahaja Bulan nama panggilan Ahok super disukai sama awak Rusun Marunda, terpenting ibu-ibu.

"Terasa terlampau disini wahana patut, andaikata gering puskesmas 24 weker, cuma-cuma, BPJS serta KJP mampu sarwa. Homo- tendas anak bini serta dikasih kartu menurut terbang Transjakarta bebas kemana cuma," istilah Lia.

Seerti lewat Lia, Kasmawati (43) berkisah sira merupakan bait dahulu Rusun Marunda.

Akan Tetapi serupa itu Kusmawati mengesahkan sedia tetangganya nan tengah belum senang duduk bermukim dekat Rusun Marunda. "Memang iba jika nan kerjanya dekat Penjaringan, digusur oke kerjanya jauh," katanya. (sumber: kompas.com)

0 komentar:

Poskan Komentar